Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Politik Gagasan yang Digadang Jadi Akhir Era Pencitraan

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Jum'at, 04 Oktober 2019 |17:01 WIB
Mengenal Politik Gagasan yang Digadang Jadi Akhir Era Pencitraan
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

"Artinya reformasi model pendidikan apa yang mau digagas partai. Jadi kebijakan publik macam apa yang mau diadvokasi," kata dia.

Partai Nasdem, melalui Ketua DPP bidang Komunikasi dan informasi publik Willy Aditya menjelaskan bahwa partainya mulai serius dalam menggarap ide dan gagasan dalam berpolitik dalam suatu kajian yang lebih bersifat ilmiah, bukan sebatas pencitraan.

Tema besar ini akan dibawa Nasdem dalam Kongres II Partai Nasdem pada November 2019. Dia menilai, esensi politik tidak hanya terus menerus berbicara tentang kemenangan. Sebaliknya, politik justru harus merealisasikan tujuan pembangunan dan kemajuan bangsa.

"Politik gagasan itu tak sekadar instalasi kemewahan, bukan hanya gimik," ujar Willy dalam acara diskusi terbuka bertajuk "Politik Gagasan di Era Post Ideologi" yang digelar di salah satu cafe di Jakarta Pusat.

Ilustrasi

"Sampai ke Gedung Senayan yang harusnya membicarakan kebijakan namun orang hanya bicara kemenangan. Hanya berpikir how to defend my position," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya mengapresiasi konsep politik gagasan yang dikembangkan Partai Nasdem. Salah satunya karena hal tersebut membuat biaya politik lebih murah.

"Melalui politik gagasan yang tak diterjemahkan secara intelektual, tapi diterjemahkan melalui rencana aksi," katanya menambahkan.

Menurut Yunarto, Nasdem memikiki modal kuat untuk mengimplementasikan hal itu. Sebab dalam Pilkada 2017, Nasdem punya banyak perwakilan yang menjadi kepala daerah.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement