Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KLHK Sebut Asap Karhutla di Sejumlah Wilayah Sudah Mulai Menghilang

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Jum'at, 04 Oktober 2019 |16:58 WIB
KLHK Sebut Asap Karhutla di Sejumlah Wilayah Sudah Mulai Menghilang
A
A
A

JAKARTA - Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK Ruandha Agung Sugardiman menyatakan saat ini asap akibat dari adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah mulai menghilang. Hal ini mengacu data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Setelah upaya waterboombing di lokasi memerintahkan teknologi modifikasi cuaca (TMC), beberapa kali operasi penyebaran garap di beberapa posko Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Riau dan Sumatera Selatan maka sejak 23 september sampai sekarang sudah tidak ada lagi asap lintas batas," kata Ruandha dalam konfrensi pers di KLHK, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Menurut Ruandha saat ini sudah tak ada lagi asap yang melintas hingga ke negeri tetangga sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

"Perintah Presiden bahwa tahun depan enggak ada lagi asap lintas batas seharipun artinya pencegahan diterapkan sejak dini apabila ada kekeringin. Lalu asap ini mengakibatkan tidak baik rakyat di Sumatera dan Kalimantan,"jelasnya.

Ilustrasi

Sementara Plt Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Raffles Brotestes menuturkan hingga sekarang petugas gabungan terus menyisir dan melakukan water boombing di sejumlah lahan yang dianggap rawan dengan kebakaran.

"Setiap hari kita terus berusaha seperti waterbombing walaupun cuma ada api kecil. Kalaupun ada sumber api kita padamkan," terang Raffles.

Dia mengkui dengan datangnya musim hujan yang diperkirakan bakal datang sebentar lagi hal itu akan mempermudah petugas dilapangan dalam memadamkan karhutla.

"Kalo kedepan hujan datang otomatis akan bisa clear (selesai) dan semoga seperti itu," tandasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement