Tabung Gas 1.000 Kg Milik PDAM Balikpapan Bocor, Warga Mengungsi

Amir Sarifudin , Okezone · Jum'at 04 Oktober 2019 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 04 340 2112888 tabung-gas-1-000-kg-milik-pdam-balikpapan-bocor-warga-mengungsi-z94q3c7wZ8.jpg PDAM Tirta Manggar membuat strategi membentengi gas dengan teknik perisai air (Foto: Amir Sarifudin)

BALIKPAPAN - Tabung gas berkapasitas 1.000 kg, berisi klorin milik PDAM Balikpapan mengalami kebocoran dan menyebarkan gas ke permukiman warga kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kamis 3 Oktober 2019 malam.

Guna mengurangi penyebaran gas yang dapat berpengaruh kepada kesehatan warga, PDAM Tirta Manggar membuat strategi membentengi gas dengan teknik perisai air.

"Karena dia sifatnya gas kita kasih perisai air, biar dia ketangkap air, kita juga memberi kapur agar klorin yang bebentuk gas jika bertemu kapur maka akan menjadi bentuk padatan," ujar Direktur Tehnik PDAM Tirta Manggar Balikpapan, Arif Purnawarman yang ditemui di lokasi kejadian, Jumat (4/10/2019)

Tabung gas bocor 

Arif menjelaskan, tabung yang bocor ini adalah tabung yang tidak terpakai dan sudah tersimpan selama dua tahun lamanya, namun karena safety valve-nya mengalami korosi akhirnya terjadi kebocoran gas klorin yang dulu digunakan untuk membunuh kuman di dalam air baku PDAM.

Baca Juga: Ini Penyebab Sumur Bor di Aceh Semburkan Gas Bercampur Lumpur 

Saat ini, pihaknya hanya bisa menunggu seluruh gas di dalam tabung habis. "Kapasitas tabung 1000 kg, tapi sudah terpakai sebelum disimpan dan karena kita tidak mengetahui berapa jumlah gas tersisa di dalam tabung maka kita tidak bisa memperkirakan sampai kapan kebocoran ini akan berlangsung," ujarnya Arif.

Kebocoran ini terjadi pada sekira pukul 21.00 wita, tabung gas yang tersimpan di gudang PDAM Damai mengalami korosi pada bagian safety valve nya,dan menyebarkan gas ke udara hingga ke perumkiman penduduk, tepatnya di jalan penggalang RT 34 kelurahan Damai.

"Warga kami mulai mencium bau gas dari jam 9 malam, sebanyak tujuh kepala keluarga mengungsi ke rumah tetangga lainnya, karena bau gas membuat warga muntah-muntah, namun tidak ada yang sampai dilarikan ke rumah sakit," ujar Prihono, Ketua RT 34, jalan penggalang, kelurahan Damai.

Pihak PDAM juga sudah membagikan masker kepada warga RT 34 yang paling dekat instalasi PDAM IPA Damai karena hingga Jumat dinihari bau gas masih tercium.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini