"Namun demikian, saya minta Perum BULOG tetap harus meningkatkan serapan untuk menjaga cadangan beras pemerintah, sehingga kita tidak perlu impor," pungkas Agung.
Kepala Divre Jawa Timur yang baru, Khozin, yang hadir saat koordinasi sergap menyatakan kesiapan dan kesanggupannya untuk terus melakukan dan meningkatkan serapan gabah atau beras. Optimisme cukup beralasan mengingat masih ada panen padi setiap bulan.
"Kami tetap optimis serapan akan bisa dilakukan sampai akhir tahun. Apalagi kami juga didukung data dan informasi luas panen, lokasi panen dan harga gabah dari Dinas Pertanian maupun Dinas Ketahanan Pangan. Selain itu, mitra-mitra kami tetap berkomitmen untuk memasok beras dan sampai saat ini masih tetap berjalan," pungkas Khozin.
Diakhir kunjungannya, Agung meminta agar semua stakeholder seperti Perum BULOG, mitra kerja BULOG, Satker, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, termasuk Tim Sergap Kementerian Pertanian untuk berperan serta dan bersinergi dalam meningkatkan serapan gabah atau beras ke Perum BULOG. (ADV) (Wil)
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.