SERANG - Sebanyak 23 warga Banten di posko pengungsian di Papua dipulangkan oleh Tim Kemanusiaan Pemprov Banten. Dua orang enggan dipulangkan ke kampung halamannya di Banten, karena alasan pekerjaan.
“Yang kita pulangkan 23 jiwa, dan yang dua tetap di sini bersama keluarganya di Sentani,” kata Ketua Tim Kemanusiaan Pemprov Banten E Kusmayadi di posko Kemanusiaan Provinsi Banten di Sentani, Jayapura.
Baca juga: MUI Papua Tegaskan Rusuh Wamena Bukan SARA, Jangan Terprovokasi
Kusmayadi menjelaskan, bahwa kepulangan mereka akan dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilakukan pada Minggu 6 Oktober 2019 sebanyak 21 orang dan gelombang dua dilakukan Senin (7/10/2019) sebanyak dua orang.
“Yang bertahan di sini kita berikan santunan sebesar Rp5 juta,” ujarnya.
Bantuan tersebut, ucap Kusmayadi, sebagai bentuk perhatian Pemprov Banten kepada warga Banten. Saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, para warga yang dipulangkan akan disambut langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.
Baca juga: Warga Wamena : Sebenarnya Kami Hidup Sangat Rukun
"Ini bentuk perhatian Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur kepada masyarakatnya dimanapun mereka berada,” ucapnya.
Pasca kepulangan, pihak Pemprov akan berkoordinasi dengan Pemkab Serang dan Pemkot Serang untuk dilakukan pembinaan perekonomian lebih lanjut agar memiliki usaha di kampung halaman.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.