Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa Susulan di Kairatu-Ambon Hari Ini 1.120 Kali

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Minggu, 06 Oktober 2019 |15:28 WIB
Gempa Susulan di Kairatu-Ambon Hari Ini 1.120 Kali
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendata sebanyak 1.120 kali gempa susulan yang terjadi di Kairatu-Ambon, Maluku hingga Minggu (6/10/2019) pukul 13.00 WIB.

"Sementara aktivitas gempa susulan yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat mencapai 118 kali," ucap Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya.

Daryono menjelaskan bahwa masyarakat perlu memahami proses terjadinya gempa susulan, yakni dalam setiap peristiwa gempa yang kuat terjadi deformasi batuan kerak bumi yang menyebabkan pergeseran blok batuan.

Ilustrasi

"Karena blok batuan yang bergeser sangat luas, maka terjadilah ketidaksetimbangan gaya tektonik di zona tersebut. Akhirnya muncul gaya-gaya tektonik untuk mencari kesetimbangan menuju kondisi stabil," terangnya.

"Dalam proses mencari kesetimbangan gaya tektonik itu, terjadilah deformasi-deformasi kecil pada batuan di sekitar pusat gempa utama yang dimanifestasikan sebagai gempa susulan," tambah Daryono.

Lebih lanjut, Daryono pun menyebutkan bahwa banyaknya gempa susulan yang terjafi di Kairatu-Ambon menggambarkan karakteristik batuan di wilayah tersebut rapuh.

Namun, ia tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Serta juga kepada para pengungsi untuk kembali ke tempat tinggalnya yang masih kuat dan kokoh.

"Sebaliknya bagi warga yang rumahnya sudah rusak dan membahayakan jika terjadi gempa, maka sebaiknya tidak dihuni dulu," tutupnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement