nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Utang Rp21 Juta di Diskotek, Kasatpol PP Babel Jadi Tersangka Penipuan

Selasa 08 Oktober 2019 00:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 07 340 2114046 utang-rp21-juta-di-diskotek-kasatpol-pp-babel-jadi-tersangka-penipuan-TVaknlyiu1.JPG (Foto: iNews)

PANGKALPINANG – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov Bangka Belitung (Babel), Yamoa’a Harefa, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan oleh penyidik Dit Krimum Polda Babel. Pejabat tersebut diduga tidak membayar makanan dan minuman di sebuah diskotik di Kota Pangkalpinang.

Sebagaimana diberitakan iNews.id, penetapan status tersangka tersebut setelah penyidik Dit Reskrimum Polda Babel melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Yamoa’a Harefa, Senin (7/10/2019) siang. Setelah diperiksa sekitar empat jam, kepala Satpol PP Pemprov Babel tersebut langsung ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya, sudah kami tetapkan tersanka, namun prosesnya masih berjalan. Kami tidak melakukan penahanan karena tersangka kami nilai masih kooperatif dalam menjalani setiap tahapan penyidikan,” kata Kasubdit III Jatanras Polda Babel AKBP Wahyudi.

Wahyudi mengatakan, Yamoa’a sebelumnya dilaporkan pihak Global Club ke Polda Babel lantaran diduga tidak membayar makan minum senilai Rp21 juta saat mengunjungi klub malam tersebut. Yamoa’a dikenakan Pasal 378 tentang Penipuan dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

“Barang bukti terkait kasus ini juga sudah kami amankan, berupa bukti-bukti. Namanya orang masuk ke suatu tempat, tentu ada bukti-bukti pembeliannya,” katanya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini