Kelompok-kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa kekerasan terhadap perempuan meningkat di negara Muslim yang konservatif itu.
Aktivis mengatakan insiden tersebut menyoroti meningkatnya penindasan terhadap perempuan di Bangladesh meskipun ada undang-undang untuk melindungi mereka dari pelecehan dan kekerasan seksual.
Menurut kelompok HAM setempat, Ain o Salish Kendra, rata-rata ada tiga perkosaan sehari dalam enam bulan pertama tahun ini.
Organisasi itu mengatakan bahwa 630 wanita yang diperkosa antara Januari dan Juni, 37 tewas setelah serangan itu sementara tujuh lainnya bunuh diri.
Pada bulan April, protes besar-besaran meletus setelah anak sekolah berusia 19 tahun dibakar hingga mati atas perintah kepala sekolahnya setelah dia melaporkan kepala sekolah karena melecehkannya secara seksual.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.