Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Riset: Semakin Banyak Perempuan Australia Gunakan Jasa Pekerja Seks

Riset: Semakin Banyak Perempuan Australia Gunakan Jasa Pekerja Seks
Ilustrasi. (Foto/Shutter Stock)
A
A
A

RISET terbaru menujukkan semakin banyak perempuan Australia yang menggunakan jasa pekerja seks, dan alasannya bukan hanya mencari kepuasan seksual.

Para perempuan ini juga ingin belajar lebih banyak mengenai diri mereka sendiri, selain untuk melepas stres atau trauma.

Ada pula juga mereka ingin melakukan eksperimen namun di lingkungan yang aman dan tertutup.

"Banyak orang berpikir 'seseorang mendatangi pekerja seks karena ingin dicambuk atau melakukan kegiatan seksual lain," kata seorang pekerja kantoran bernama Jocelyn, bukan nama sebenarnya mengutip ABC Australia, Kamis (10/10/2019).

"Sementara bagi saya, kadang hanya ingin seorang memeluk saya selama satu jam," tambahnya, yang juga mengaku pekerja seksual telah banyak membantunya dari stres di tempat kerjanya.

"Bisa menjadi seperti terapi pengobatan, saya merasa lebih lega dan lebih ringan, dan ini hal yang penting bagi saya."

Baca juga: Pekerja Seks Minta Prostitusi Bisa Legal di Australia

Baca juga: Pria Malaysia Diusir dari Australia Setelah Ditemukan Video Seks dan Kekerasan di HP-nya

Menurut pengalamannya sendiri, mendatangi pekerja seks lebih bermanfaat dan “lebih murah” dibandingkan pergi ke psikolog atau terapis lainnya.

Ia mengaku mendatangi pekerja seks secara rutin selama enam atau tujuh tahun terakhir dan merasa kehidupan mental dan fisiknya lebih baik.

Menurutnya juga mendatangi pekerja seks boleh dilakukan siapa saja yang memerlukannya, tanpa harus merasa malu karenanya.

"Berhubungan seksual merupakan hak bagi semua orang, mungkin tidak betul-betul hak, namun saya kira kita berhak untuk mendapatkanya," tambahnya.

Merasa lebih percaya diri dan bahagia

Gala Vanting adalah presiden Scarlet Alliance, Asosiasi Pekerja Seks di Australia, yang juga adalah seorang pekerja seksual.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement