SEORANG turis Malaysia diusir dari Australia karena 'video seks bejat dan kekerasan sadis' ditemukan di telepon genggamnya saat pemeriksaan bagasi. Pria berusia 43 tahun –yang tidak disebutkan namanya– itu tiba di Bandara Perth pada Rabu 11 Juli 2018 dari Kuala Lumpur.
Lalu ketika bagasinya sedang diperiksa, petugas menemukan 'konten yang tidak bisa diterima' tersebut di telepon seluler (handphone/HP) miliknya.
Dia kemudian mendekam di ruang tahanan Kantor Imigrasi di bandara sebelum dipulangkan pada Jumat 13 Juli setelah visanya dibatalkan dan telepon selulernya disita.
Pimpinan Wilayah Barat Satuan Perbatasan Australia ABF Mark Wilson mengatakan, gambar-gambar yang ditemukan itu 'menjijikkan dan bertentangan' dengan peraturan di Australia tanpa merinci lebih lanjut.
