Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura R. Soerjo, Ahmad Wahyudi mengatakan, titik api tersulit berada di Curah Seriti, selain medan terjal ketinggian di 2.300 mdpl membuat petugas kesulitan membawa peralatan pemadaman, hingga kebakaran meluas di lokasi.
"Lokasinya berada di ketinggian 2.300 mdpl dengan kemiringan bukit mencapai 70 derajat. Itu sangat sulit bagi kami," tutur Wahyudi saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (12/10/2019).

Guna memadamkan api, petugas gabungan berusaha untuk membuat sekat di kawasan Petak Curah Seriti.
Selain Curah Seriti, dua kawasan lain yakni Blok Sawahan Ringgit dan Blok Gumandar di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, pun ikut terbakar.