Dari mayoritas area yang terbakar didominasi oleh alang - alang dan hutan cemara hutan yang rawan terbakar jika musim kemarau panjang tiba.
"Vegetasi yang terbakar didominasi cemara gunung dan alang - alang. Itu sudah total dari lahan yang terbakar," lanjutnya.
Pihaknya juga masih menutup akses pendakian ke Gunung Arjuno dan Welirang sampai batas waktu yang belum ditentukan. Mengingat api sewaktu - waktu bisa muncul lagi jika bara kembali menyala.
"Kalau pendakian kami tutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. Mungkin bisa jadi menunggu musim hujan, nanti bulan Desember kita akan evaluasi lagi," bebernya.
Baca juga: 22 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga hingga Waspada, Warga Diimbau Jauhi Kawah