JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI), Darman Mappangara (DMP). Dia ditahan setelah menjalani pemeriksaannya sebagai tersangka, Jumat (18/10/2019).
"Hari ini dipenyidik melakukan penahanan terhadap seorang tersangka atas nama DMP (Direktur PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Jumat (18/10/2019).
Darman ditahan untuk masa penahanan pertamanya selama 20 hari kedepan. KPK menitipkan Darman Mappangara di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Jakarta Pusat.
"Penahanan dilakukan selama 20 hari kedepan terhitung sejak 18 Oktober hingga 6 November 2019 di Rutan Polres Jakarta Pusat," kata Febri.

Baca Juga: KPK Periksa Petinggi PT Angkasa Pura II Terkait Suap Proyek Antar BUMN
Mantan Dirut PT INTI Darman Mappangara (DMP) merupakan tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan Baggage Handling System (BHS) di PT Angkasa Pura Propertindo.
Penetapan tersangka terhadap Darman Mappangara dilakukan setelah KPK mencermati serta mengantongi fakta-fakta yang berkembang di proses penyidikan untuk tersangka sebelumnya. KPK menemukan dugaan keterlibatan pihak lain yakni, Dirut PT INTI.
Sebelumnya, KPK telah lebih dulu menetapkan dua orang tersangka terkait kasus dugaan suap proyek pengadaan BHS tahun 2019. Dua tersangka tersebut yakni, Direktur Keuangan (Dirkeu) PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam dan staf PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI), Taswin Nur.
Darman diduga bersama-sama dengan stafnya, Taswin Nur menyuap Direktur Keuangan (Dirkeu) PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam (AYA).Suap itu diberikan agar PT INTI mendapatkan proyek dari PT Angkasa Pura.
Uang suap disalurkan Taswin Nur dan Darman ke Andra Y Agussalam. Kemudian, Andra membantu mengawal agar sejumlah proyek di PT Angaksa Pura dapat dikerjakan oleh PT INTI.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.