Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Densus 88 Tangkap Wanita Terduga Teroris di Karanganyar

Bramantyo , Jurnalis-Sabtu, 19 Oktober 2019 |12:24 WIB
Densus 88 Tangkap Wanita Terduga Teroris di Karanganyar
TKP penangkapan terduga teroris di Karanganyar (Foto: Okezone/Bram)
A
A
A

KARANGANYAR - Setelah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Sukoharjo dan Sragen, giliran Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang disambangi Densus.

Di Karanganyar, tim detasemen khusus (Densus) 88 Anti-Teror Mabes Polri, mengamankan wanita berinisial H (48) di salah satu rumah kontrakannya yang terletak di Dusun Pokoh Baru, Rt 02 Rw 07, Desa Ngijo Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar.

Informasi yang dihimpun Okezone, di lokasi kejadian H diamankan sekira pukul 08.00 WIB. Ia diketahui mengontrak di rumah tersebut sekitar 6 bulan lamanya.

Rumah tersebut diketahui milik Alfian. H diketahui tinggal bersama suaminya. Namun selama tinggal di kontrakan suaminya jarang terlihat di kontrakan. H diketahui memiliki anak-anak yang masih kecil.

Keterangan dari salah satu pekerja bangunan yang ada di sekitar lokasi, Hadi Warsono sampaikan kejadian penangkapan sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu dirinya bersama dengan teman lainnya akan bekerja di bangunan di samping kontrakan H.

Rumah Kontrakan Terduga Teroris

"Saya datang sudah ramai Polisi. Dijaga sama pak Polisi pakai senjata laras panjang," paparnya Sabtu (19/10/2019).

Saat itu dirinya melihat H sudah dibawa pakai mobil polisi. Sehari-hari H diketahui bekerja sebagai penjahit. Jarang terlihat keluar rumah, ia hanya keluar rumah saat berbelanja saja.

"Jarang keluar rumah. Saya sama teman-teman (pekerja bangunan) sering titip motor di situ kalau kerja," pungkasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement