nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Geng Motor Bacok Pemuda di Warung Kopi Diduga Dipicu Dendam Lama

Senin 21 Oktober 2019 00:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 21 519 2119471 geng-motor-bacok-pemuda-di-warung-kopi-diduga-dipicu-dendam-lama-IHdgRWzH5w.jpg Ilustrasi geng motor. (Foto: Shutterstock)

PASURUAN – Seorang pemuda tewas diserang sekelompok orang diduga geng motor saat sedang minum kopi di sebuah warung kawasan Jalan WR Supratman, Kelurahan Bangilan, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Korban yang diketahui bernama Rozali (29) tewas mengenaskan setelah dibacok para pelaku menggunakan celurit.

Aksi brutal geng motor itu terjadi saat korban yang berdomisili di Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, sedang ngopi di warung tersebut pada Sabtu 19 Oktober 2019 dini hari.

Baca juga: Geng Motor Serang Warung Kopi di Pasuruan, 1 Pemuda Tewas Dibacok 

Tanpa alasan jelas, korban langsung diserang dengan dibacok kepala dan punggung oleh para pelaku. Setelah melakukan aksi brutalnya, geng motor itu melarikan diri.

Ilustrasi jenazah korban pembunuhan. (Foto: Shutterstock)

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso mengatakan, hasil penyelidikan sementara aksi penyerangan geng motor tersebut karena dendam dengan korban.

Baca juga: Polisi Tangkap Anggota Geng Motor Penabrak Kapolsek Cibeureum 

"Dugaan sementara motif aksi brutal geng motor ini dipicu dendam lama anggota geng dengan korban. Tapi, kita masih selidiki lebih lanjut," katanya, Minggu 20 Oktober 2019, sebagaimana dikutip dari iNews.id.

Slamet mengatakan geng motor yang berjumlah delapan remaja itu sudah ditangkap petugas di rumahnya masing-masing. Penangkapan hanya berselang lima jam setelah kejadian.

"Delapan pelaku ini rata-rata berumur 18 tahun. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing," katanya.

Baca juga: Rampas Motor Warga, 12 Anggota Pasukan Berani Tewas Diringkus Polisi 

Dalam penangkapan tersebut, kata Slamet, satu dari tujuh pelaku terpaksa ditembak di bagian kakinya karena coba melawan petugas.

"Satu pelaku berinisial RN (18), warga Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, sudah kita bawa ke Rumah Sakit R Soedarsono Pasuruan untuk menjalani operasi pengeluaran proyektil peluru," jelasnya.

Baca juga: Prihatin Aksi Gangster Pelajar, Kak Seto Ingatkan Peran Orangtua dan Lingkungan 

Saat ini kedelapan anggota geng motor itu sudah ditahan di Mapolres Pasuruan Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mengejar beberapa pelaku lainnya yang melarikan diri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini