nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Remaja di Surabaya Perkosa Siswi SMP Bergiliran di Semak-Semak

Syaiful Islam, Jurnalis · Senin 21 Oktober 2019 22:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 21 519 2119899 4-remaja-di-surabaya-perkosa-siswi-smp-bergiliran-di-semak-semak-HBsNW4RbMy.jpg Ilustrasi pemerkosaan. (Foto: Shutterstock)

SURABAYA – Seorang siswi SMP berinisial PY (14), jadi korban pemerkosaan 4 remaja. Para pelaku memperkosa korban di semak-semak di Jalan Semolowaru, Surabaya pada Rabu 8 Oktober 2019 sekira Pukul 23.30 WIB. Polisi berhasil menangkap tiga dari empat tersangka.

Tersangka yang telah ditangkap masing-masing berinisial ST (19) dan MOA (18) warga Jalan Bratang Gede, Surabaya. Satu rang lagi adalah MFF (18), warga Jalan Keputih Kota Surabaya. Sedangkan pelaku yang masih buron berinisial B.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Akhyar mengungkapkan, ketiga tersangka ditangkap tim unit PPA di Warung Kopi yang berada di tanggul Sungai Jalan Medoakan Semampir, Surabaya pada 11 Oktober 2019 Pukul 01 30 WIB.

Kasus pemerkosaan sendiri terjadi berawal ketika korban yang merupakan warga Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya diajak temannya pergi ke sebuah warung yang berada di daerah Semolowaru. Setibanya di sana, mereka bertemu dengan keempat tersangka.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

"Teman korban pamit pulang terlebih dahulu, dan korban ditinggal sendirian di warung dengan ditemani empat tersangka. Tidak lama tersangka B mengajak jalan korban dengan berboncengan motor," terang Akhyar, Senin (21/10/2019).

Dalam perjalanan, tepatnya di tanah kosong yang dipenuhi semak-semak di Jalan Semolowaru, tersangka memberhentikan sepeda motornya. Korban lalu disuruh turun dan 3 pelaku lainnya sudah menunggu di sana.

Ketika korban turun dari motor, para tersangka langsung membekap mulut korban, tangan dan badan korban dipegang erat-erat. Hal itu membuat korban tak bisa melawan.

"Para tersangka memperkosa korban secara bergiliran. Setelah itu tersangka meninggalkan korban sendirian di semak-semak,” ucapnya.

Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini