“Malang dan Lombok merupakan destinasi yang sangat potensial bagi wisatawan asal Timur Tengah, khususnya Arab Saudi dan Mesir. Destinasi yang sejuk dan alami serta pantai yang indah, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asal Timur Tengah,” ujar Sigit.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya mengatakan pihaknya sudah lama menerapkan pemasaran melalui media dan influencer sebagai pembuat opini yang secara langsung diundang datang ke Indonesia untuk mengikuti famtrip.
“Peserta famtrip secara langsung merasakan dan melihat keindahan destinasi yang ada di Indonesia, sehingga peserta dapat lebih dipercaya dalam memberitakan dan menjual pariwisata Indonesia kepada pembaca berita maupun wisatawan yang ingin berlibur,” ujar Nia.
Sebanyak dua jurnalis dari Mesir dan dua influencer dari Arab Saudi berpartisipasi dalam kegiatan famtrip selama sembilan hari tersebut. Peserta dibagi menjadi 2 trip, dari Arab Saudi dengan destinasi Malang-Bali dan dari Mesir dengan destinasi Lombok-Bali yang pada akhirnya kedua grup ini bertemu dan menjalankan famtrip dalam 1 grup di Bali.