Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemburu Harimau yang Makan Penis Beruang Tertangkap Usai Buron 6 Tahun

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Kamis, 24 Oktober 2019 |16:09 WIB
Pemburu Harimau yang Makan Penis Beruang Tertangkap Usai Buron 6 Tahun
Beruang sloth. (Foto/Wikipedia Commons)
A
A
A

NEW DELHI - Polisi India menangkap seorang pemburu terkenal yang mereka katakan telah membunuh dan memakan penis beruang sloth.

Melansir BBC, Kamis (24/10/2019) pria itu dikenal sebagai Yarlen. Ia buron selama bertahun-tahun sebelum tertangkap.

Pihak berwenang pertama kali disiagakan ketika mereka menemukan bangkai beruang pemalas tanpa alat kelamin di taman nasional.

Baca juga: Seorang Pria Lolos Tanpa Luka Setelah Masuki Kandang Singa di Bonbin India

Baca juga: Kisah Gagak Serang Pria Selama 3 Tahun untuk Balas Dendam

Ritesh Sirothia dari Departemen Kehutanan Madhya Pradesh mengatakan, suku Pardhi-Behelia yang nomaden percaya penis beruang sloth dapat meningkatkan ketahanan seksual.

Foto/BBC

Tetapi Yarlen, yang ditangkap pada 19 Oktober di negara bagian Gujarat, juga merupakan dalang utama dalam perdagangan perburuan harimau di India tengah.

Dia menjadi tersangka dalam beberapa kasus yang melibatkan perburuan dan perdagangan hewan liar yang terancam punah, termasuk harimau.

Yarlen menggunakan beberapa identitas berbeda untuk menghindari penangkapan.

"Kami menciptakan operasi khusus untuk melacaknya dan menangkapnya. Itu adalah pengejaran terpanjang kami, berlangsung selama enam tahun," kata Sirothia, yang memimpin satuan tugas khusus departemen kehutanan.

Ditemukan di bagian selatan Madhya Pradesh, suku Pardhi-Behelia secara tradisional tinggal di hutan dan bergantung pada perburuan untuk bertahan hidup.

Perburuan hewan liar adalah ilegal di India, termasuk untuk masyarakat adat, meskipun perburuan hutan ritual terus dilakukan. Pemerintah India mengatakan pihaknya berupaya menyediakan mata pencaharian alternatif bagi warga suku tetapi banyak yang terus hidup di pinggiran masyarakat.

Yarlen pertama kali ditangkap pada tahun 2013 setelah polisi menemukan dua bangkai beruang sloth.

Dia menghabiskan satu tahun di penjara sebelum dibebaskan dengan jaminan dan melarikan diri, kata polisi.

Empedu beruang telah digunakan dalam pengobatan tradisional China selama ratusan tahun dan harganya mahal di pasar gelap internasional.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement