Tertarik dengan pelelangan tersebut, korban kemudian memberikan uang sebesar Rp100 Juta kepada pelaku, namun hingga waktu yang ditentukan, mobil tak kunjung datang hingga uang yang sudah diberikan oleh korban dianggap sebagai hutang.
"Saya punya hutang kepada dia (Aprianita) Rp100 Juta, waktu itu dia minta bayar 35 Juta dulu, saya hanya ada Rp15 Juta tapi dia hari itu juga minta diadakan segera Rp35 Juta korban nagih terus sama saya," ucap Yudi kepada wartawan.
Karena tak mampu memenuhi permintaan korban tersebut, pelaku kemudian meminta saran kepada pamannya yang kini masih buron. Menurut Yudi, pamannya tersebut menyarankan supaya korban dibunuh.
"Setelah saya hubungi paman saya, hari itu juga korban saya jemput dan malamnya korban dan kami bertiga, saya paman saya dan iya membunuh korban. Dalam keadaan lemas korban dijerat dari belakang," kata Yudi.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Pemuda di Bangkalan Ternyata Dilatarbelakangi Sakit Hati