nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Bunuh Ayah Kandung Pakai Kapak Lalu Mayatnya Dicor Semen

Rabu 30 Oktober 2019 17:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 30 512 2123724 anak-bunuh-ayah-kandung-pakai-kapak-lalu-mayatnya-dicor-semen-AnFnx88dYL.jpg Ilustrasi Kasus Pembunuhan (foto: Shutterstock)

SLAWI - Waudin (28) tega membunuh bapaknya, Rohadi (58) dengan kapak dan membuang mayatnya ke lubang septik tank samping rumah. Hal tersebut membuat geger warga Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Guna menghilangkan jejaknya, pelaku membungkus mayat ayahnya dengan tikar lalu mengecor lubang septic tank dengan semen. Setelah itu, pelaku membuang kapak yang dipakai untuk menghabisi nyawa bapaknya lalu menyerahkan diri ke polisi.

Baca Juga: Ini Motif Pelaku Bunuh dan Cor Mayat PNS di Palembang 

Kasus pembunuhan sadis itu terungkap setelah Surip, ibu pelaku yang juga istri korban pulang dari rumah salah seorang anaknya. Surip yang baru beberapa langkah masuk ke dalam rumah dibuat kaget dengan ceceran bercak darah dari kamar suaminya hingga ke samping rumah.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Surip kemudian menanyakan cecerah darah itu ke pelaku. Namun saat ditanya, pelaku enggan mengaku telah membunuh korban.

"Dia bilang, masa anak sendiri membunuh bapaknya. Setiap ditanya, katanya, tidak tahu dan menjawab sang bapak sedang kerja," ujar Surip kepada iNews di rumahnya, Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jateng, Rabu (30/10/2019).

Dia mengaku, tidak percaya sanggahan sang anak. Karena dia melihat masih ada sendal dan perlengkapan kerja sang suami. Dia menduga ada kekerasan yang dilakukan pelaku ke korban.

Surip mengatakan, sepengetahuannya sudah tiga kali aksi penganiayaan putra bungsunya ini dilakukan ke keluarga, dan terakhir yang keempat sampai membunuh suaminya, Rahadi (58).

"Sudah sering seperti itu, makanya dibawa ke rumah sakit (RSJ). Dia sudah tiga kali bulak-balik," kata Surip.

Baca Juga: Ibu Muda di Kebon Jeruk Cekoki Anaknya Air Minum hingga Tewas 

Aksi pertama, kata dia, kepada keponakan atau sepupu pelaku. Kedua, saat korban nyaris membacok bapak kandungnya yang kini tewas di tangannya. Ketiga ke kakak dan iparnya juga terjadi cekcok yang berujung pertikaian.

Hingga Rabu (30/10/2019) siang, jenazah masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Suradadi, Kabupaten Tegal, Jateng. Keluarga sementara ini masih menunggu kabar dari polisi terkait waktu pemulangan jenazah korban.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini