nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Periksa 5 Orang Terkait Penyerangan SMA 10 Bandung

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 15:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 30 525 2123658 polisi-periksa-5-orang-terkait-penyerangan-sma-10-bandung-i2w8puueE7.jpg Kapolres Bandung Kombes Irman Sugema (Foto: iNews)

BANDUNG - Polisi berhasil meringkus 13 orang yang diduga menjadi pelaku penyerangan terhadap SMA Negeri 10 Bandung. 

"Lima orang kita periksa lebih lanjut, empat orang pelajar dari salah satu SMK di Kota Bandung dan satu orang alumni," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema di Mapolrestabes Bandung, Rabu (30/10/2019).

Irman mengatakan, motif penyerangan dipicu saling mengejek di media sosial terkait penyelenggaraan liga pelajar yang berlangsung di Kota Bandung.

"Sedang kita dalami, kita sedang melakukan pemeriksaan intensif," katanya.

Baca Juga: Pria yang Menyerang Mapolsek Batu Ceper Diduga Alami Gangguan Jiwa

Ilustrasi

Menurutnya, pihaknya akan segera memanggil pihak terkait dari unsur Pemerintah Kota Bandung setelah melakukan pemeriksaan mendalam kepada saksi dan diduga pelaku.

"Saya upayakan secepat mungkin," katanya.

Polrestabes Bandung akan mengundang Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) duduk bersama membahas permasalahan terkait dengan kejadian penyerangan ini.

"(Kami) tidak fokus kepada penegakan hukum tapi bagaimana pencegahan dikemudian hari terkait ada perselisihan pelajar," katanya.

Seperti diketahui, belakangan di jagat media sosial Instagram, beredar potong video penyerangan sekelompok orang bermotor ke suatu sekolah di Kota Bandung.

Dari informasi yang didapat video yang beredar sejak Senin 28 Oktober 2019 itu, diketahui terjadi di SMA Negeri 10 yang beralamat di Jalan Cikutra, Kota Bandung.

Baca Juga: Hendak Serang Polisi di Mapolsek Batu Ceper, Seorang Pria Ditangkap

Rekaman video dari CCTV itu, terlihat sekelompok orang menggunakan sepeda motor melempari pagar, bahkan mendobrak pagar gerbang masuk dan ruangan keamanan.

Saat dikonfirmasi kepada pihak sekolah, Agus (46) pihak keamanan di SMA 10 mengatakan kejadiannya terjadi pada Minggu 27 Oktober 2019 malam. "Mereka menyerang dengan melempari batu dan juga menjebol pagar," kata Agus, Selasa 29 Oktober 2019.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini