"Bisa saja (diawasi DPRD-red). Kita minta siapa saja yang mengawasi TGUPP ini, di mana fungsinya membantu masysrakat, bisa enggak dewan mengusulkan sesuatu ke TGUPP atau itu hanya kamuflase dari timses. Atau itu hanya tampungan utang budi kan bisa saja begitu," tandasnya.
Diwartakan sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menilai kinerja Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) perlu dievaluasi. Sebab, anggaran yang digelontorkan dari APBD DKI untuk gaji mereka terbilang cukup fantastis. Kata dia, dengan adanya evaluasi itu akan membuat kerja mereka diketahui oleh masyarakat Ibu Kota.
Seperti diketahui, pada tahun 2019 dana untuk gaji anggota TGUPP yang berjumlah 67 orang itu mencapai Rp18,99 miliar. Lalu rencananya pada 2020 akan mengalami kenaikan sekira Rp2 miliar, sehingga anggarannya membengkak jadi Rp21 miliar.
“Oleh sebab itu, dievaluasi saja. Kan bisa dievaluasi kinerjanya setelah 2 tahun bekerja. Evaluasi kan bisa di DPRD, bisa pak gubernur evaluasi,” kata Djarot kepada Okezone, Rabu, 30 Oktober 2019 kemarin.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.