nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Cinta Segitiga, Adik Nekat Tusuk Kakak Sepupu hingga Tewas

CDB Yudistira, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 14:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 31 525 2124112 gara-gara-cinta-segitiga-adik-nekat-tusuk-kakak-sepupu-hingga-tewas-4N4JYuXDwl.jpg Polisi Gelar Perkara Kasus Adik Tusuk Kakak Sepupu Gara-Gara Cinta Segitiga di Pasar Ciparay, Bandung, Jawa Barat (Foto: Okezone/CDB Yudistira)

BANDUNG - Hanya gara-gara rebutan wanita, Rohmat (19) tega menghabisi nyawa kakak sepupunya Deden Sujana (23). Deden tewas seketika usai pisau yang dibawa Rohmat menusuk dada kirinya.

"Kejadiannya di Pasar Caringin, Kota Bandung pada Minggu 27 Oktober 2019," ujar Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Sukaryanto, saat ungkap kasus di Mapolsek, Kamis (31/10/2019).

Baca Juga: Warga Bogor Digegerkan Penemuan Mayat Pria Bersimbah Darah di Dalam Mobil 

Sebelum tewas, Deden dan Rohmat sedang menenggak minuman keras jenis tuak di salah satu blok Pasar Caringin. Deden pun menyinggung kedekatan Rohmat dengan seorang wanita yang bernama Ike. Pasalnya wanita tersebut pun disukai oleh Deden.

Setelah beradu mulut, terjadi perkelahian. Deden sempat beberapa kali memukul Rohmat. Tak sedikit pun Rohmat melawan. Bahkan dia, memilih untuk pergi meninggalkan Deden.

"Pelaku Rohmat sempat pergi, namun mendatangi kembali korban dengan membawa sebilah pisau. Pelaku langsung menusukan pisaunya ke korban," ucapnya.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Tubuh Deden pun langsung ambruk, setelah berkali-kali dihujani tusukan oleh Rohmat. Mendapati korban tersungkur, pelaku pun langsung melarikan diri.

Polisi yang mendapat laporan kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Hanya berselang 8 jam setelah kejadian, pelaku Rohmat berhasil diamankan polisi.

Dari hasil pemeriksaan, Rohmat nekat menghabisi nyawa kakak sepupunya karena kesal dengan perkataannya. "Yah di sini juga ada motif cinta segitiga di antara pelaku dan korban," katanya.

Satu pisau dapur yang digunakan pelaku untuk menyerang korban berikut dengan beberapa pakaian korban diamankan sebagai barang bukti.

Baca Juga: 2 Hari Hidup Bersama Mayat Ibunya, Kondisi Balita di Makassar Bikin Heran Tim Medis 

Sementara pengakuan pelaku Rohmat mengatakan, selain soal perempuan yang menjadi latar keributan dengan korban, pelaku juga mengaku kesal dengan perlakuan korban kepadanya.

"Dia sering minta uang ke saya, buat mabuk-mabukan. Dia juga sering mukul saya," kata Rohmat yamg kesehariannya bekerja sebagai kuli angkut pasar.

Rohmat kini harus mendekam di ruang tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi terapkan pasal 338 Jo 351 ayat (2) KUHPidana, dengan ancaman paling singkat lima tahun penjara.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini