nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rekaman Video Polisi Israel Tembak Pria Palestina dari Belakang Dibocorkan ke Publik

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 04 November 2019 13:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 04 18 2125470 rekaman-video-polisi-israel-tembak-pria-palestina-dari-belakang-dibocorkan-ke-publik-7grPAwWCel.jpg Pemeriksaan di pos perbatasan Israel. (Foto: Reuters)

YERUSALEM - Israel telah menyelesaikan penyelidikan terhadap kasus seorang mantan perwira polisi yang menembak seorang pemuda Palestina yang tidak bersenjata di punggungnya dengan sebuah peluru berujung spons. Insiden yang terjadi lebih dari setahun yang lalu itu, ditinjau kembali pada akhir pekan ketika sebuah saluran televisi domestik menayangkan rekaman kejadian tersebut.

Channel 13 News melaporkan bahwa pria Palestina itu dihentikan ketika ia mencoba memasuki Israel dari wilayah Tepi Barat yang diduduki. Dalam sebuah rekaman yang tampak diambil dengan ponsel, yang diterbitkan pada Sabtu malam, pria tak dikenal itu terlihat diperintahkan oleh seorang perwira polisi perbatasan perempuan untuk pergi.

BACA JUGA: Israel Tembak Mati Petani Palestina yang Tengah Meladang

Dia segera berjalan menjauh menyusuri jalan yang kosong dengan tangannya ke atas saat petugas Israel lainnya berteriak "Pergi!" Dalam bahasa Arab. Hampir 20 detik kemudian dia ditembak dari belakang, dan berteriak kesakitan sebelum pingsan. Petugas polisi Israel itu kemudian berbalik dan pergi.

Laporan Channel 13 mengutip sumber kepolisian mengatakan bahwa pria Palestina itu tidak terluka serius. Polisi sering menggunakan peluru berujung spons sebagai alat untuk membubarkan protes. Meskipun disebut-sebut sebagai amunisi yang tidak mematikan, peluru itu dapat membunuh jika ditembakkan di kepala.

Kementerian Kehakiman Israel mengatakan pada Minggu bahwa mereka telah mengadakan empat dengar pendapat dalam kasus ini. Tidak disebutkan kapan kepolisian Israel akan mengumumkan keputusannya atau apakah mereka akan mengajukan tuntutan.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pewira wanita itu dipindahkan dari jabatannya segera setelah insiden itu ditemukan. Dia dikatakan dikirim kembali ke tentara Israel, tempat dia bekerja. Petugas lain yang hadir di tempat kejadian juga dicopot atau dipindahtugaskan.

"Ini adalah kasus yang tidak mencirikan dengan cara apa pun perilaku atau operasi (kami)," kata pernyataan yang dilansir The Guardian, Senin (4/11/2019) itu.

BACA JUGA: Tentara Israel Tembak Kepala Bocah Palestina hingga Tewas

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan penangkapan perwira wanita itu tahun lalu. Pada pemeriksaan jaminannya di pengadilan magistrate Yerusalem, Hakim Elad Persky mengatakan bahwa tersangka tampaknya menembak pria Palestina itu "sebagai bentuk hiburan yang meragukan".

Haaretz melaporkan bahwa kasusnya ditemukan ketika pihak berwenang sedang menyelidiki insiden terpisah di mana polisi perbatasan paramiliter yang sama diduga memukul seorang warga Palestina tanpa alasan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini