Sehingga, Azis pun mempersilakan jika ada kader lainnya yang ingin maju mendaftar sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar, asalkan mengaku dengan aturan AD/ART partai Golkar.
"Tidak ada yang bisa melarang orang untuk maju. Kalau ada yang mau daftar ya daftar, enggak bisa dilarang, sesuai AD/ART," tuturnya.
Disisi lain, dia menyebut DPP Partai Golkar bakal menghelar rapat pleno, Selasa, 5 November 2019 besok. Nantinya dalam rapat pleno itu membahas rencana penyelenggaraan musyawarah nasional (munas) akan direncakan pada tanggal 3-5 Desember untuk menentukan ketua umum Golkar.
"Tahapannya iya, kan nanti diputuskan dalam pleno, tanggal 5 itu. Agendanya apa, disepakati dalam pleno, kita jalan," papar Azis.
(Awaludin)