"Semua punya cita-cita besar bagaimana menjalankan posisi dan peran institusi parpol ini untuk meringangkan beban masyarakat bukan sebaliknya," tuturnya.
Surya Paloh menuturkan bahwa pernyataan Jokowi tersebut bukan peringatan terkait posisi Nasdem yang berada di koalisi pemerintahan. Ia pun mengajak semua pihak untuk membuang jauh-jauh soal potensi Nasdem yang akan keluar dari Kabinet Indonesia Maju.
Baca Juga : Jokowi Sindir Surya Paloh: Wajahnya Lebih Cerah Habis Bertemu Presiden PKS
"Saya tak merasa (pernyataan Jokowi itu sebagai peringatan). Kalau itu dianggap suatu warning, saya pikir itu terlau naif. Sayanglah kemajuan berdemokrasi sudah jauh kita miliki, ya kan?" sambung dia.
"Suasana komunikasi batiniyah begitu baik kita miliki. Artinya seluruh praduga yang sebetulnya mengarah ke pikiran negatif harus kita buang jauh-jauh," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.