JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mempernalkan pola perjalanan ekowisata mengintegrasikan kawasan konservasi di Provinsi Jawa Timur. Mulai dari Taman Nasional (TN) Bromo Tengger Semeru, TN Meru Betiri, TWA Kawah Ijen dan TN Baluran kepada 18 orang tour operator baik dalam maupun luar negeri.
Dari total 18 orang peserta tersebut 6 berasal dari tour operator international seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Dan 12 orang peserta lainnya berasal dari Jawa Timur, Bali dan Jakarta.
Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani, di Jakarta, Selasa 7 November 2019 menjelaskan, Indonesia sangat kaya akan wisata alam. Hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki potensi wisata alam yang luar biasa.
“Kita mencoba mengangkat semua potensi yang ada. Untuk itu, kami memperkuat jejaring antar tour operator ekowisata nasional dan internasional. Agar sama-sama mengemas paket wisata yang menarik buat pasar maisng-masing negara,” katanya.
Giri juga menjelaskan, daerah harus sadar terhadap potensi pariwisata yang dimiliki. Karena pariwisata bisa berimbas positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Terlebih, buat masyarakat sekitar destinasi.