nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kamboja Bebaskan Pemimpin Oposisi Kem Sokha dari Tahanan Rumah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 10 November 2019 14:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 10 18 2128004 kamboja-bebaskan-pemimpin-oposisi-kem-sokha-dari-tahanan-rumah-ifSgIdTdku.jpg Kem Sokha. (Foto: Reuters)

PHNOM PENH - Kamboja telah membebaskan pemimpin oposisi Kem Sokha dari tahanan rumah. lebih dari dua tahun setelah ia ditangkap dan didakwa melakukan pengkhianatan. Namun, pengadilan menetapkan bahwa Sokha tetap dilarang berpolitik dan meninggalkan Kamboja.

Dilonggarkannya pembatasan terhadap Kem Sokha terjadi sehari setelah Sam Rainsy, salah satu pendiri Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP) yang sekarang telah dilarang, terbang ke Malaysia dari pengasingannya di Paris, dengan tujuan untuk kembali ke Kamboja.

BACA JUGA: Thailand Tak Akan Izinkan Pemimpin Oposisi Kamboja Masuki Negaranya

Pengadilan Kota Phnom Penh mengatakan dalam sebuah pernyataan Kem Sokha dapat meninggalkan rumahnya, tetapi ia tidak dapat melakukan kegiatan politik atau meninggalkan negara itu.

"Di bawah persyaratan baru, dia bisa bepergian ke mana saja tetapi tidak bisa meninggalkan Kamboja... Ini karena dia telah bekerja sama dengan pihak berwenang," kata Juru Bicara Kementerian Kehakiman, Chin Malin, kepada Reuters.

BACA JUGA: Malaysia Tahan Tokoh Oposisi Kamboja Setelah Konferensi Pers di Indonesia

Sebelumnya, pada Sabtu, pemimpin oposisi dan pendiri CNRP, Sam Rainsy dilaporkan telah terbang ke Malaysia untuk pulang ke Kamboja. Rainsy yang tinggal di Prancis sejak 2015 untuk menghindari hukuman penjara, telah berjanji akan pulang ke Kamboja pada 9 November, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan negara itu.

Malaysia juga telah menahan wakil Rainsy di CNRP, Mu Sochua yang akan kembali ke Kamboja setelah menggelar konferensi pers di Indonesia. Suchoa ditahan ditahan di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Kamis.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini