Mereka makan bersama dan mematuhi setiap instruksi Aguti. Mereka menganggapnya sebagai kepala keluarga dan membiarkannya membuat semua keputusan, termasuk urutan hubungan suami-istri.
“Sepedanya mengalami masalah mekanis, jadi saya menawarkan untuk memperbaikinya. Dalam prosesnya, satu hal mengarah ke yang lain dan saya menemukan diri saya di sini. Saya tinggal di pondok itu,” Richard Alich memberi tahu Sunday Vision bagaimana bertemu Aguti.
“Saya bertemu dengannya di ladang rumput saat saya sedang mengembalan sapi lalu bercanda agar dia menerima saya sebagai sebagai suami juga. Dia memberi saya sebuah pondok,” tambah John Peter Oluka. “Kami telah hidup harmonis selama hampir satu tahun sekarang. Saya tidak punya masalah dengan rekan suami saya. Konsensus di antara kami adalah bahwa Aguti menentukan daftar tugas dan keputusannya sudah final.”
Pastor Peter Ogwang berhasil mengusir tiga suami diusir dari pemukimannya, tetapi hanya sementara.
Kepala desa berargumen bahwa orang-orang itu belum diperkenalkan kepadanya, jadi jika mereka ingin kembali, mereka harus mendapatkan identifikasi yang tepat dan memperkenalkan diri kepada otoritas setempat.
Orang-orang itu pergi, tetapi bersumpah untuk kembali, dan pada minggu lalu Michael Enyaku sudah pindah kembali ke gubuknya.
Ann Grace Aguti saat ini hamil enam bulan, yang berarti anak keempatnya. Tidak jelas siapa ayah dari kehamilannya karena Michael Enyaku bukan satu-satunya yang mengaku bertanggung jawab.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.