Kata Kartika, KSF membantu menyediakan pelatihan guru-kader, peralatan penunjang posyandu, alat permainan edukatif (APE), dan buku kesehatan ibu/anak. Lalu setelah pelatihan selesai, para kader diberikan seragam KSF untuk membantu meningkatkan dedikasi, kebanggaan, dan integritas, selaras dengan prinsip gotong royong masyarakat.
Perlu diketahui sebelumnya, KSF telah bekerja dengan Kedutaan Besar Norwegia, Selandia Baru, Jepang, dan Australia, serta telah menerima dana hibah dari Selandia Baru dan Jepang beberapa kali. Lalu, KSF telah bekerja di 11 kota di Solok, Jakarta-Pusat, Kebumen, Blitar, Trenggalek, Gresik, Surabaya, Banyuwangi, Gianyar, Sumba Barat dan Sumbawa.
Visi KSF adalah bekerjasama dengan lebih banyak kabupaten dan memperluas kemitraannya. Di tahun 2020, beberapa acara akan berlangsung diantaranya: Pameran Kegiatan KSF, Gala Dinner KSF bersama Auguste Soesastro dan Warwick Purser’, serta upacara serah terima hibah Jepang di Sumbawa, Nusa Tenggara Timur.
Menurut Kartika, KSF mencari kabupaten yang jujur dan pekerja keras, membentuk kerjasama strategis dengan politisi, seperti Walikota Surabaya Ibu Tri Rismaharini, Bupati Banyuwangi Bapak Azwar Anas, Bupati Gianyar Bapak I Made Agus Mahayastra, dan dengan Bapak Djarot Saiful. KSF telah bekerjasama dengan Bapak Djarot saat Beliau menjabat sebagai Walikota Blitar dan Wakil Gubernur Jakarta.
"Pendekatan KSF dalam bekerja sama berdampingan dengan pemerintah daerah semakin memperkuat strategi bottom-up KSF," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.