Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masih Ada 82 Titik Banjir di Jakarta, Penanganan Baru Sebatas Evaluasi

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Sabtu, 16 November 2019 |11:56 WIB
Masih Ada 82 Titik Banjir di Jakarta, Penanganan Baru Sebatas Evaluasi
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

Menurut Yayat, hingga saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam penanganan banjir hanya sampai kepada tahap tataran evakuasi jika banjir sudah melanda daerahnya.

"Jadi belum bisa menghilangkan, tapi mengevakuasi jika terjadi bencana, itu yang bisa dilakukan," ungkap Yayat.

Sedangkan, jika warga yang tinggal di pinggiran kali ingin direlokasi, bagi Yayat Pemprov DKI harus memikirkan di mana mereka akan dipindahkan, dan harus terdapat tanah penggantinya.

"Jadi kalau misalnya mau dipindahkan, kan harus ada rumah susunnya, harus ada tanah penggantinya. Ke mana dia akan dipindahkan? Itu kan memerlukan jawaban-jawaban yang pasti," terangnya.

Oleh sebab itu, Yayat mengimbau kepada Pemprov DKI untuk memikirkan bagaimana cara menyelesaikan masalah banjir yang pada 82 titik wilayahnya. Ia berharap adanya upaya-upaya yang lebih besar lagi yang bisa dilakukan oleh Anies Baswedan dan pihaknya.

"Jadi yang sekarang menjadi PR itu adalah 82 titik belum bisa dihilangkan sebagai titik rawan banjir di Jakarta. Upaya-upaya untuk pengerukan iya, itu guna memaksimalkan potensi itu kapasitasnya lebih besar lagi. Jadi air yang nanti akan datang akan lebih lancar lagi. Kira-kira begitu," tutup Yayat.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement