Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sulitnya Menyuruh Warga Jakarta Evakuasi saat Banjir: Sampai "Ngajak" Berantem

Muhamad Rizky , Jurnalis-Sabtu, 16 November 2019 |09:32 WIB
Sulitnya Menyuruh Warga Jakarta Evakuasi saat Banjir: Sampai Ngajak" Berantem" />
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Banjir di DKI Jakarta sudah seperti tradisi, hampir selalu terjadi di setiap musim hujan. Cerita warga yang sudah bosan akan banjir terus menggema. Mereka kebanyakan mengaku khawatir akan keselamatan diri dan harta benda jika terjadi banjir.

Namun, cerita soal banjir tak hanya datang dari warga yang terkena dampak. Para petugas penanganan banjir pun memiliki tantangan dan hambatan dalam menangani persoalan yang menahun di ibukota itu.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD DKI Jakarta Joko Indro Martono menceritakan pengalamannya saat berupaya menangani bencana khususnya di bidang banjir. Berbagai macam kendala ditemui namun hal itu tak membuatnya menjadi patah semangat.

Lipsus Banjir Jakarta (Foto: Okezone)

Indro mengatakan, pada April 2016 lalu dirinya baru diangkat sebagai Kepala Pelaksana Penanggulangan Bencana Tingkat Kota khususnya di Jakarta Timur. Kurang dari sebulan ia diuji dengan banjir pada bulan Mei.

"Waktu saya jadi kepala pelaksana waktu April 2016 nah waktu itu banjir bulan Mei," tuturnya kepada Okezone.

Sebagai pimpinan di wilayah dirinya bertugas untuk mensosialisasikan kondisi kebencanaan termasuk ancaman banjir sesuai dengan informasi yang diterima. Namun tak jarang di antara masyarakat yang tidak mau mendengarkan imbauan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement