JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, pihaknya masih menggali motif FY (29), tersangka kasus penyiraman air keras di Jakarta Barat.
Menurut Gatot, diduga pelaku melakukan aksinya karena ada kaitannya dengan kakak korban yang kurang memberinya perhatian.
"Pelaku pernah jatuh dan robek di kepalanya dan yang bersangkutan kurang mendapat perhatian dari kakaknya. Bahkan ketika di rumah sakit dia kurang mendapat perhatian. Makanya dia nyerang perempuan karena kakanya perempuan," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Senin (18/11/2019).
Namun, kata Gatot, pihaknya mendapat keterangan berbeda seusai memeriksa kakak FY. Kakaknya tidak terlihat seperti apa yang disampaikan FY.
"Pas dikroscek kakaknya cukup memerhatikan," ucapnya.
Untuk itu kata Gatot pihaknya belum bisa memastikan apa yang menjadi motivasi pelaku melakukan penyerangan dengan menggunakan air keras tersebut.