nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laut Papua Nugini Tercemar Limbah Nikel, Warga Jayapura Diimbau Waspada

Edy Siswanto, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 12:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 19 340 2131693 laut-papua-nugini-tercemar-limbah-nikel-warga-jayapura-diimbau-waspada-m5Ovn733dQ.jpg Laut Papua Nugini tercemar limbah nikel (Foto: Ist)

JAYAPURA - Kasus pencemaran laut di sekitar Provinsi Madang Papua Nugini, tepatnya diteluk Basamuk, yang mengakibatkan turut matinya ikan yang diduga terpapar mercuri, membuat publik Kota Jayapura resah.

Beredarnya pesan di media sosial tentang larangan mengkonsumsi ikan tangkapan nelayan beberapa waktu terakhir membuat gaduh warga.

Atas hal itu, Walikota Jayapura, Benhur Tomy Mano langsung memerintahkan dinas terkait untuk melakukan investigasi.

"Saya minta kepasa Dinas Lingkungan Hidup Kota Jayapura untuk segera melakukan kajian sampel atas kasus itu. Jangan sampai air (laut) kita tercemar. Utamanya di wilayah laut perbatasan negara di Skow Sae, Skow Mabo dan Skow Yambe," kata Walikota.

Pencemaran Laut Papua Nugini

Dia juga meminta warga berhati-hati atas isu pencemaran air laut tersebut. Meski masih menunggu kevalidan hasil laboratorium, namun warga diminta waspada.

"Saya imbau kepada warga saya untuk hati-hati, jangan sampai terkena air yang telah tercemar itu,"ucapnya.

Sebelumnya, pada awal Agustus lalu, air laut di sekitar teluk Basamuk Madang Papua Nugini seketika berubah menjadi merah lantaran tabung kilang Nikel milik perusahaan China Metallurgical Group bocor. Akibatnya, selain warga disekitar teluk harus mengungsi, biota laut termasuk ikan diduga mati terpapar mercuri yang dikandung pelebur Nikel ini.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini