Warga AS dan Australia Dibebaskan dalam Pertukaran Sandera dengan Taliban

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 20 November 2019 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 20 18 2132071 warga-as-dan-australia-dibebaskan-dalam-pertukaran-sandera-dengan-taliban-wgMCj35WJF.jpg Warga Australia Timothy Weeks dan warga AS Kevin King tampak berantakan saat tampil di sebuah video Taliban pada 2017. (Foto: BBC)

DOHA - Kelompok Taliban Afghanistan telah membebaskan dua akademisi Barat yang disandera sejak 2016 sebagai bagian dari pertukaran dengan tiga gerilyawan seniornya yang dipenjara. Warga Amerika Serikat (AS) Kevin King dan Timothy Weeks dari Australia dibebaskan tiga tahun setelah diculik di luar Universitas Amerika Afghanistan di Kabul di mana mereka bekerja sebagai profesor.

Dua profesor bahasa Inggris disergap itu oleh orang-orang bersenjata dan diambil dari sebuah kendaraan saat meninggalkan kampus universitas mereka di Kabul pada Agustus 2016. Pasukan khusus SEAL dari Angkatan Laut AS mencoba melakukan misi penyelamatan beberapa hari kemudian, tetapi Weeks dan King telah dipindahkan hanya beberapa jam sebelumnya.

BACA JUGA: Pembicaraan Damai Dibatalkan, Taliban: Akan Lebih Banyak Pasukan AS yang Tewas

Tiga militan Taliban tiba di Qatar dari Afghanistan sebagai bagian dari pertukaran itu.

Para pejabat Afghanistan mengatakan kesepakatan itu bertujuan memulai kembali perundingan damai dengan Taliban. Presiden Ashraf Ghani mengatakan pekan lalu keputusan itu "sulit, tetapi penting" dan merupakan sebuah "isyarat kemanusiaan".

Tahanan yang dibebaskan dalam pertukaran itu termasuk Anas Haqqani, seorang tokoh dan penggalangan dana dalam kelompok militan Haqqani, dan dua komandan senior lainnya, yang telah ditahan di penjara oleh otoritas Afghanistan. Kakak Anas Haqqani, Sirajuddin, memimpin jaringan pejuang Haqqani dan merupakan wakil pemimpin Taliban, yang memiliki kantor politik di Qatar.

Anas Haqqani. (Reuters)

Taliban juga mengumumkan mereka telah membebaskan 10 anggota Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan yang ditangkap, dengan mengatakan pertukaran tahanan telah "berhasil dieksekusi".

"Tindakan-tindakan ini merupakan langkah maju dalam niat baik dan langkah membangun kepercayaan yang dapat membantu proses perdamaian," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan yang dilansir BBC, Rabu (20/11/2019).

Setelah diculik pada 2016, King dan Weeks sempat muncul di sebuah video yang dirilis pada Januari 2017 meminta Presiden terpilih AS saat itu, Donald Trump untuk menyetujui kesepakatan guna mengamankan pembebasan mereka.

Pada Selasa, seorang sumber Taliban di Afghanistan selatan mengatakan kepada BBC bahwa keduanya telah diserahkan di Distrik Nawbahar di Provinsi Zabul pada pukul 10:00 waktu setempat.

Menurut seorang petugas polisi setempat, yang terlibat dalam pertukaran itu, gencatan senjata 48 jam telah disepakati sebelum pertukaran itu. Keduanya kemudian diterbangkan dengan helikopter AS.

Kondisi kedua pria itu masih belum jelas, tetapi dalam pidatonya pekan lalu, Ghani mencatat "kesehatan mereka telah memburuk saat berada dalam tahanan para teroris".

Universitas Amerika Afghanistan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa lembaga pendidikan itu "berbagi kelegaan dari keluarga Kevin dan Timothy, dan berharap dapat memberikan semua dukungan yang bisa diberikan" kepada dua pria itu dan keluarga mereka.

BACA JUGA: Taliban: Pintu Kami Terbuka untuk Pembicaraan Damai dengan AS

Pembicaraan damai antara AS dan Taliban gagal pada September, setelah Presiden Donald Trump mengundang para pemimpin senior Taliban dan presiden Afghanistan Ashraf Ghani untuk bertemu di Camp David, dekat Washington DC, yang bertujuan untuk mengakhiri perang terpanjang AS.

Namun serangan Taliban di Ibu Kota Afghanistan dua hari sebelumnya, yang menewaskan seorang tentara AS dan 11 lainnya, mendorong Trump untuk membatalkan pembicaraan. Trump mengatakan kelompok itu "mungkin tidak memiliki kekuatan untuk bernegosiasi" jika mereka tidak dapat menyetujui sebuah gencatan senjata selama pembicaraan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini