KAMPALA - Badan amal terkemuka Marie Stopes menarik lebih dari satu juta kondom yang dibagikan di Uganda menyusul munculnya keprihatinan mengenai keamanan penggunaan mereka. Otoritas Obat-obatan Nasional Uganda (NDA) mengatakan bahwa hasil uji telah menemukan beberapa kondom merek Life Guard buatan India memiliki lubang atau berisiko pecah.
Marie Stopes menyediakan layanan kontrasepsi dan keluarga berencana di lebih dari 35 negara.
Menurut PBB, hampir 6% orang dewasa di Uganda hidup dengan HIV, sementara penelitian lain menunjukkan bahwa hanya 11% orang di negara itu yang merencanakan kehamilan.
Marie Stopes memasok antara 1,5 juta hingga dua juta kondom ke Uganda setiap bulan.
"Kami dapat mengonfirmasi ini adalah pertama kalinya bahwa salah satu program negara kami perlu mengeluarkan penarikan semacam ini," kata badan amal itu dalam sebuah pernyataan kepada BBC.