nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gajah Sumatera Dibunuh Pemburu, Gading Hilang Dipotong

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 23:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 20 340 2132413 gajah-sumatera-dibunuh-pemburu-gading-hilang-dipotong-8zVvE0XFcj.jpg Gajah Sumatera Ditemukan Mati dengan Kondisi Kepala dan Gading Terpotong di Riau (foto: Ist)

PEKANBARU - Perburuan terhadap Gajah Sumatera di Riau kembali terjadi. Kali ini hewan bongsor itu ditemukan mati di areal konsesi PT Arara Abadi, anak perusahaan Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP).

Hewan langka itu mati dipastikan karena ulah pemburu. Karena saat ditemukan, tidak ditemukan gading di bangkai gajah tersebut. Selain itu kondisi kepala gajah sudah terpotong.

Baca Juga: Gajah Liar di Jambi Lukai Warga, Proses Evakuasi Berlangsung Menegangkan 

"Gajah yang mati berjenis kelamin jantan berumur 40 tahun. Kondisi kepala gajah sudah terpotong dari pangkal belalai dimana belalai terpisah dari tubuh dengan jarak satu meter," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Suharyono, Rabu (20/11/2019).

Gajah Sumatera Ditemukan Mati dengan Kondisi Gading dan Kepala Terpotong di Riau (foto: Ist)	 

Gajah tersebut ditemukan di konsesi Arara Abadi Desa Tasik Serai Kecamatan Talang Mandau Kabupaten Bengkalis. Dari kondisi fisik, diperkirakan hewan itu mati sekitar enam hari lalu.

Belum diketahui pasti penyebab pastinya matinya gajah tersebut. "Dugaan gajah mati karena pembunuhan perburuan dengan pemotongan kepala untuk pengambilan gading, namun pada saat pemeriksaan tidak ditemukan proyektil peluru. Selain itu tidak ditemukan tanda-tanda keracunan dan bekas jerat, " tegasnya.

Dia mengatakan bahwa pihak BKSDA hari ini menerjunkan tim untuk melihat langsung dan menyelidiki penyebab kematian hewan bergading itu. Keterangan dari pihak perusahaan, bahwa sekitar pukul 11.00 WIB salah satu pekerja PT Arara Abadi melihat ada gajah tergeletak di sela-sela tanaman kayu akasia yang merupakan bahan baku kertas dan pulp.

Setelah didekati, pekerja itu memastikan bahwa gajah tersebut sudah mati. Bau bangkai semakin menambah keyakinan bahwa gajah yang dilihatnya sudah tidak bernyawa. Pekerja pun melaporkan hal itu ke pimpinan lalu dilanjutkan ke BKSDA.

Baca Juga: Habitat Gajah Sumatera di Riau Kembali Terbakar 

"Kita menurunkan tim medis yang terdiri dari dokter hewan dan pawang gajah untuk melakukan pemeriksaan secara detail (nekropsi). Kasusnya masih diselidiki. Lokasi kematian gajah tersebut berada pada kantong gajah Giam Siak," imbuhnya.

Gajah tersebut ditemukan mati oleh salah satu pekerja PT Arara Abadi. Saat itu pekerja akan melakukan penebangan kayu akasia sebagai bahan baku pulp and paper. Saat itulah dia melihat bangkai gajah tersebut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini