JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik, Rahmat Pribadi, pada sore ini. Usai diperiksa, Rahmat mengaku telah membeberkan skandal dugaan suap di bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) ke penyidik KPK.
Sedianya, Rahmat diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Direktur PT Humpus Transportasi Kimia (HTK), Taufik Agustono.

"Tanya saja pada penyidik, tadi sudah saya jelaskan semua," kata Rahmat di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019).
Disinggung soal pertemuannya dengan mantan Anggota DPR Fraksi Gilkar, Bowo Sidik di Penang Bistro, pada 31 Oktober 2017, Rahmat menyangkal. Kata Rahmat, awalnya dia dijadwalkan untuk bertemu koleganya Direktur PT Danareksa Sekuritas Saidu Solihin. Namun ternyata, sudah ada Bowo Sidik Pangarso disana.