nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir Bandang, Bupati Agam Tetapkan Kondisi Darurat Bencana

Rus Akbar, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 16:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 21 340 2132793 banjir-bandang-bupati-agam-tetapkan-kondisi-darurat-bencana-a9w3r5wnEL.jpg Foto: Dok. BPBD Agam

PADANG - Banjir bandang yang merusak belasan rumah warga di Jorong Galapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat membuat bupati mengeluarkan status tanggap darurat selama 15 hari mulai hari ini.

“Bupati Agam telah mengeluarkan kondisi darurat becana selama 15 hari, jadi selama 15 hari kita berusaha mengatasi bencana ini, terutama membersihkan lumpur dan batu yang menerjang rumah warga dan jalan dengan ketiggian satu sampau sua meter,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Agam, M. Lutfi AR, di sela-sela penanganan bencana di lokasi banjir bandang, Kamis (21/11/2019).

Banjir Bandang Agam

Menurut Kalaksa, tim sudah terlibat sejak tadi malam untuk melakukan evakuasi. “Dari tadi malam kita melakukan evakuasi warga ke rumah saudaranya, kepada warga juga kita memberikan bantuan makanan dan pakaian yang diserahkan bupati,” katanya.

Hari ini BPBD bersama TNI, polisi, Pol PP, Damkar, Kelompok Siaga Bencana, PMI dan masyarakat tengah melakukan evakuasi bencana. “Penangangan yang dimulai tadi pagi kita sudah melakukan bersama masyarakat membersihkan rumah rumah-rumah yang tertimbun dan alat-alat berat membersihkan material kayu, pasir dan batu yang menimbun jalan,” terangnya.

Baca Juga: 2 Rumah Hanyut dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Banjir Bandang di Agam

Dalam bencana tersebut tidak ada korban jiwa, baik luka-luka maupun yang meninggal dunia serta sakit. “Alhamdullah dalam bencana ini tidak ada korban jiwa maupun korban yang sakit,” ucapnya.

Banjir bandang itu merusak 12 rumah rusak berat dan sedang serta fasum dua unit ikut terkena banjir bandang. 12 rumah tersebut milik kategori rusak sedang adalah Nursima (86), Rozalinda (52), Nurhani Saldi (76), Roni marta (31), Fauziah (80), Selista Masni (45), Hendri Bayanti (45), Tomi Saputra (30), Mardi (50).

Banjir Bandang Agam

Sedangkan rumah rusak berat adalah milik Murniati (68), Salman (66) dan Sudirman (74). Sementara fasum yang terkena banjir bandang Masjid istighfar kondisi rusak berat dan MDA galapung kondisi rusak sedang.

Selain itu kerugian material lainnya berupa empat unit sepeda motor rusak tertimbun material longsor, pipa air bersih 1.800 meter rusak, lahan pertanian 20 hektar. Kerugian yang diakibatkan banjir bandang tersebut sekira Rp1 miliar.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini