nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapal Nelayan Disambar Petir 1 Orang Tewas, 4 Hilang

Robert Fernando H Siregar, Jurnalis · Jum'at 22 November 2019 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 22 608 2133351 kapal-nelayan-disambar-petir-1-orang-tewas-4-hilang-rtx3bjFyeM.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

NIAS SELATAN - Kapal Nelayan KM Restu Bundo GT 5, tersambar petir, tepatnya di perairan Desa Labuhan Hiu, Kecamatan Pulau Batu Timur, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Tujuh orang dalam kapal, 1 tewas 2 orang selamat dan 4 orang dalam pencarian.

Komandan POS SAR Nias, Sukroadi Sastrawijaya menerangkan, kapal nelayan KM Restu Bundo GT 5 asal Kotamadya Sibolga dengan 7 orang di dalam kapal hilang, di perairan bagian Timur Pulau Pini.

"Kapal berangkat dari Kotamadya Sibolga, untuk mencari ikan di Pulau Pini. Lalu terjadi petir di laut dan mengenai kapal tersebut, mengakibatkan kapal tenggelam," kata Sukroadi kepada Okezone, Jumat (22/11/2019).

 Baca juga: Petugas Masih Cari 2 Turis Lokal Terseret Arus Pantai Bagedur Lebak

Menurut keterangan saksi selamat, yakni Anto (40) dan Jusran Hutahuruk (36). Kapal KM Restu Bundo tersambar petir pada malam hari di tengah laut saat hujan deras.

"Saksi atau korban selamat berenang ketepian dengan menggunakan deregen dan melaporkan ke jadian itu ke pos Angkatan Laut Pulau Pini. Ketiga korban selamat saat ini berada Labuhan Bajoy dan di daerah itu tidak ada sinyal," sambungnya.

 Baca juga: 4 Fakta di Balik Hilangnya WNA Asal China di Pulau Sangiang

Pos Angkatan Laut, sambungnya, sudah berupaya mencari keempat korban lainnya, yaitu Barat (50), Meti (40), Dar (40), dan Parman (40) warga Kotamadya Sibolga. Namun sampai saat ini belum ditemukan.

Kata dia, untuk mencari korban hilang pihaknya berkerjasama dengan SAR NIAS melakukan koordinasi dengan Lanal NIAS dan Pos Angkatan Laut Pulau Pini.

"Dalam pencarian 4 korban lain, personil kita ada 5 orang dengan didukung alat utama," sambungnya.

"Dua korban selamat Yanto dan Jusran Hutauruk. Sedangkan korban meninggal dunia bernama Ama Eno Zebua umur 35 tahun, ditemukan oleh nelayan dan telah dievakuasi," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini