nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Temukan Harta Karun Viking Bernilai Rp54 Miliar, Dua Pria Ini Dipenjara

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Minggu 24 November 2019 07:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 23 18 2133613 temukan-harta-karun-viking-bernilai-rp54-miliar-dua-pria-ini-dipenjara-uhNIsP3Kde.jpg Rupa harta karun Viking yang ditemukan dua pria Inggris. (Foto: Kepolisian West Mercia/BBC)

HEREFORDSHIRE - Dua pria di Inggris penemu harta karun Viking dipenjara karena tidak melaporkan temuannya yang bernilai 3 juta Pounsterling (sekira Rp54 miliar) tersebut kepada pemerintah.

George Powell dan Layton Davies menemukan sekitar 300 koin di sebuah lapangan di Eye, dekat Leominster, Herefordshire, pada 2015, tetapi mereka tidak melaporkannya malah menjualnya kepada penadah.

Mereka dihukum karena pencurian dan menyembunyikan temuan mereka. Powell (38) dipenjara selama 10 tahun sedangkan Layton (51) dipenajra delapan setengah tahun, melansir BBC, Sabtu (23/11/2019).

Foto/BBC

Pembeli koin, Simon Wicks (56) juga dihukum atas tuduhan penyembunyian dan dipenjara selama lima tahun.

Baca juga: Situs Majapahit Ditemukan di Salah Satu Jalur Pembangunan Tol Pandaan-Malang

Baca juga: Perburuan Harta Karun Terlama: Mencari Burung Hantu Emas di Prancis

Terdakwa keempat, Paul Wells (60) juga dihukum karena menyembunyikan temuan itu.

Harta karung yang ditemukan termasuk cincin emas abad ke-9, gelang kepala naga, batangan perak dan liontin batu kristal.

Foto/BBC

Sementara 31 koin, bernilai antara 10.000 dan 50.000 Poundseterling (sekira Rp18-90 juta ) dan beberapa perhiasan telah ditemukan, tetapi sebagian besar masih hilang.

Para ahli mengatakan koin yang ditemukan merupakan milik bangsa Saxon dan diyakini telah disembunyikan oleh bangsa Viking. Temuan itu memberikan informasi baru soal tentang penyatuan Inggris dan menunjukkan ada aliansi yang sebelumnya tidak terpikirkan antara raja-raja Mercia dan Wessex.

Hakim di Pengadilan Crown Worcester mengatakan kepada mereka bahwa pada terdakwa telah menipu petani, ibunya, pemilik tanah dan juga masyarakat.

"Itu karena harta itu milik bangsa," katanya. "Manfaatnya bagi bangsa adalah benda-benda ini dapat dilihat dan dikagumi oleh orang lain."

Hakim mengatakan kepada Powell dan Davies bahwa jika mereka memperoleh izin yang benar, mereka akan menerima setengah dari nilai harta karun penemuan mereka.

"Tapi kamu ingin lebih," kata hakim.

Powell dan Davies, dari Pontypridd, menemukan harta karun pada Juni 2015, namun mereka tidak memberi tahu petani yang memiliki tanah tempat harta ditemukan. Sebaliknya mereka menghubungi penjual untuk mencari tahu nilai barang. Dan sebulan kemudian, keduanya menghubungi National Museum Wales tetapi masing-masing hanya menyatakan menemukan satu koin dan tiga perhiasan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini