Penangkapan 6 WN China & 1 WNA di Malang Diduga Terkait Penipuan

Avirista Midaada, Okezone · Senin 25 November 2019 23:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 25 519 2134391 penangkapan-6-wn-china-1-wna-di-malang-diduga-terkait-penipuan-Jz4XhGN2uZ.jpg Sebuah mobil diamankan terkait penggeledahan di Malang. (Foto: Okezone.com/Avirista)

KOTA MALANG - Polisi menyita sejumlah barang bukti pada penggeledahan di sejumlah rumah di Kota Malang. Penggeledahan diduga terkait penipuan jaringan internasional yang melibatkan Warga Negara China.

Pantauan Okezone di lokasi, Senin (25/11/2019) malam di rumah Blok A1 RT 4 RW 7, Perumahan Puncak Dieng Eksklusif, Malang, polisi sampai memanjat tembok pagar rumah yang diduga dikontrak para pelaku penipuan jaringan internasional.

Petugas meminjam sebuah tangga dari samping rumah yang dilakukan penggeledahan. Dari dalam rumah, polisi membawa sebuah koper besar berwarna biru dan sebuah plastik besar yang diduga terkait bukti penipuan yang melibatkan WN China.

Dari rumah kedua yang digeledah di Perumahan Puncak Dieng Eksklusif Blok CC Nomor 12 A, petugas menyita sebuah mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi N 1842 BS warna putih dari dalam rumah. Mobil tersebut diduga menjadi salah satu alat digunakan para pelaku. Selain menyita mobil, petugas juga menyita sejumlah dokumen berupa paspor, handphone dan laptop.

(Foto: Avirista/Okezone)

Tampak pula sejumlah orang yang di antaranya diduga berkebangsaan asing turut dibawa dari dalam rumah. Ketujuh orang ini dibawa menuju lokasi rumah tak jauh dari rumah kedua yakni di Perumahan Istana Dieng Blok B 14.

Di lokasi-lokasi tersebut para terduga pelaku diminta untuk menunjukkan barang bukti yang tersimpan dan diamankan langsung oleh petugas.

"Kami menyita sejumlah dokumen, paspor, handphone dari lokasi rumah yang digeledah. Total ada 7 orang terduga pelaku yang terdiri 6 WNA asal Tiongkok dan 1 WNI yang kita amankan," ungkap Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna di lokasi.

Sebagai informasi penggeledahan sejumlah rumah di Kota Malang ini terkait penipuan yang ditangani petugas kepolisian. Diduga tindakan ini melibatkan jaringan internasional yang sebelumnya berhasil diungkap Polda Metro Jaya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini