Menurut sumber rumah sakit PBB, sedikitnya 400 orang tewas dalam kerusuhan tersebut.
BACA JUGA: "Bajaj" Irak Jadi Ambulans Darurat dalam Demonstrasi Berdarah di Baghdad
Dengan asumsi Parlemen menerima pengunduran diri Abdul-Mahdi, pembentukan pemerintahan baru bisa berjalan cepat, tetapi kemungkinan besar akan memakan waktu selama beberapa pekan, jika tidak beberapa bulan.
Abdul-Mahdi dan para menterinya masih akan bertugas dalam pemerintahan sementara sampai Presiden Barham Salih meminta agar blok terbesar di Parlemen menunjuk perdana menteri baru dan menteri-menteri orang itu kemudian disetujui oleh mayoritas. Sejarah menunjukkan bahwa menyetujui perdana menteri dapat menjadi proses yang panjang dan sulit untuk menyeimbangkan faksi politik yang bersaing.
(Rahman Asmardika)