nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesal Ditagih Cicilan HP, Pria Ini Tega Tusuk Istrinya hingga Tewas

Asdar Zuula, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 03 340 2137590 kesal-ditagih-cicilan-hp-pria-ini-tega-tusuk-istrinya-hingga-tewas-8ntzJldqF6.jpg Polisi menangkap Erwin Ramadhan, pelaku pembunuhan terhadap istri, Vita Fathona (Foto: Asdar Zuula)

BAUBAU - Seorang pria di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) Erwin Ramadhan (29) tega menghabisi nyawa istrinya, Vita Fathona (25). Kejadian nahas itu, saat korban menemui pelaku, yang sedang mengerjakan instalasi listrik di salah satu rumah warga Kelurahan Melai, Kota Baubau, Senin 2 Desember 2019 siang.

Saat itu, korban yang bekerja sebagai karyawan di salah satu gerai penjualan handphone, menagih uang tunggakan cicilan handphone pelaku. Merasa tersinggung dengan ucapan korban, pelaku mengambil palu yang digunakannya mengerjakan instalasi listrik untuk menganiaya istrinya.

Baca Juga: Mabes Polri Bantu Usut Tewasnya Hakim PN Medan, 18 Saksi Diperiksa

Kemudian, pelaku mengambil pisau, lalu menusuk korban. Perempuan malang itu pun tewas dengan empat luka tusukan di bagian dada dan punggung.

"Jadi sebenarnya, tidak ada motif khusus ya, cuma karena ketika bertemu, pada saat korban ingin menagih uang biaya cicilan dari HP (handphone) yang diambil oleh tersangka, disitu ada bahasa-bahasa kurang bagus dari korban, sehingga membuat pelaku emosi dan secara spontan menggunakan alat yang ada di sekitarnya untuk menganiaya korban," kata Kapolsek Murhum, Ipda Marvi OC, di Mapolres Baubau, Selasa (3/12/2019).

 Keluarga menangisi kematian Vita Foto: Asdar Zuula

Setelah menganiaya istrinya, pelaku melarikan diri, enam jam kemudian baru menyerahkan diri di Mapolsek Murhum. Menurut keluarga korban, hubungan suami istri antara pelaku dan korban sudah lama tidak akur.

"Pelakunya suami korban, mereka pisah ranjang, memang tidak akur tapi belum ada proses perceraian" kata paman korban, Asirat.

Keluarga berharap, aparat penegak hukum memberikan hukuman kepada pelaku, setimpal dengan perbuatannya. Korban Vita Fathona, dikebumikan pada Selasa (3/12/2019) siang setelah waktu Salat Dzuhur.

Baca Juga: Penyelidikan Dugaan Pembunuhan Sadis Siswi SMA Hamil Belum Mengarah ke Pelaku 

Saat ini, pelaku telah mendekam di sel tahanan Mapolres Baubau. Palu dan pisau yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa istrinya, telah diamankan polisi sebagai barang bukti.

Penyidik Polres Baubau, menjerat pelaku dengan Pasal 45 Ayat (3), juncto Pasal 5, tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, dan denda Rp45 juta.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini