nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Banten Antisipasi Teror Natal dan Tahun Baru 2020

Rasyid Ridho , Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 23:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 05 340 2138486 polda-banten-antisipasi-teror-natal-dan-tahun-baru-2020-1wXkTHEFtY.jpg Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir (Foto: Rasyid Ridho)

SERANG - Kepolisian Daerah (Polda) Banten mempersiapkan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020, termasuk mengantisipasi aksi terorisme. Pengamanan akan dibantu Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

"Kalau berkaitan dengan itu (aksi terorisme) antisipasi tetap. Kita juga dibantu oleh Densus 88, beberapa waktu lalu juga kan penangkapan (teroris) disini juga dilakukan dengan baik," ujar Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, Kamis (5/12/2019).

Baca Juga: Jelang Natal & Tahun Baru, Polda Jabar Perketat Keamanan Tempat Ibadah

Selain itu, Kapolda mengatakan pengamanan perayaaan Natal dan Tahun Baru sebelumnya sudah dilakukan evaluasi baik itu pengamanan di tempat ibadah, lalu lintas jalan raya dan penyeberangan di Pelabuhan Merak serta lokasi objek wisata.

Ilustrasi Foto: Ist

Menurutnya, objek wisata pantai di Anyer hingga Carita diprediksi akan ramai setelah tahun lalu dilanda bencana tsunami Selat Sunda. Ditambah adanya objek wisata Gunung Luhur yang tengah viral.

"Karena diprediksi tahun ini tempat wisata sudah mulai lebih ramai. Pengaruh tsunami tahun lalu sudah mulai berkurang," ujarnya.

Pihak kepolisian juga akan mendirikan pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang akan menajalankan ibadah dan masyarakat yang akan berlibur.

"Tanggal 21 Desember dimulai dan akan membuat pos pengaman dan pos pelayanan berkaitan dengan daerah-daerah tertentu di lokasi wisata, penyeberangan tempat ibadah," katanya.

Baca Juga: Amankan Lalu Lintas Natal & Tahun Baru, Korlantas Terjunkan 160 Ribu Personel

Nantinya, pengamanan juga akan dibantu personel dari TNI, Dishub, Satpol PP dan instansi lainnya guna memperlancar operasi Lilin Kalimaya. "Personel yang dilibatkan banyak, ada di beberapa titik sebanyak 900 personel," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini