nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkelakuan Baik, 2.000 Napi di Jabar Bebas Akhir 2019

CDB Yudistira, Okezone · Kamis 05 Desember 2019 14:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 05 525 2138293 berkelakuan-baik-2-000-napi-di-jabar-bebas-akhir-2019-5iB5jL7ao0.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANDUNG - Sebanyak 2.000 warga binaan lembaga pemasyarakatan di Jawa Barat, akan bebas pada penghujung 2019. Mereka yang bebas merupakan para napi yang sudah menjalani dua per tiga masa penahanan dan berkelakuan baik.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar Abdul Aris mengatakan, mereka yang bebas masuk dalam kriteria Crash Program dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta pemberian pembebasan bersyarat (PB) reguler tiap tahun.

Selain itu, pembebasan ini termasuk dalam tujuan untuk mengatasi kelebihan kapasitas baik rutan dan lapas yang ada di Jabar.

"Ada dua ribuan yah (yang akan bebas). Untuk pembebasan bersayarat pun masih berproses," kata Abdul, Kamis (5/12/2019).

Untuk napi yang masuk ke dalam Crash program berjumlah 1.105 orang, napi yang sudah mendapatkan surat keterangan (SK) PB ada 440 orang, sedangkan yang baru diusulkan untuk mendapatkan PB akhir tahun ada 443.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Mereka-mereka yang termasuk kriteria Crash Program maupun usulan PB ini adalah napi yang sudah menjalani 2/3 masa hukuman penjara, napi narkoba dengan hukuman di bawah lima tahun dan napi pidana umum.

"Itu kasus yang tidak termasuk dengan teroris, tipikor kemudian yang bandar narkoba," ucapnya.

Menyinggung soal kapasitas rutan dan lapas yang ada di Jabar, dituturkan Abdul, jumlah napi di Jabar saat ini mencapai 23.453 di 33 lapas dan rutan di Jabar. Namun kapasitas yang bisa menampung tak lebih dari 1.500 warga binaan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini