Trump: Bila Anda Akan Memakzulkan Saya, Lakukan Sekarang

Agregasi BBC Indonesia, · Jum'at 06 Desember 2019 09:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 06 18 2138618 trump-bila-anda-akan-memakzulkan-saya-lakukan-sekarang-frda0CiV8W.jpg Presiden AS Donald Trump. (Foto/Reuters)

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan kepada lawannya untuk segera melakukan pemakzulan di sidang penyelidikan yang dipimpin Partai Demokrat.

"Bila Anda akan memakzulkan saya, lakukan sekarang, agar kita bisa memulai sidang yang adil di Senat, dan negara kita bisa kembali berjalan," tulisnya di Twitter.

Semenatara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat, Nancy Pelosi, mengatakan DPR akan meminta pemakzulan atas Presiden Donald Trump dari Partai Republik karena dituntut meminta wewenang.

"Demokrasi kita dipertaruhkan dan presiden tidak memberikan pilihan kita," kata tokoh Partai Demokrat ini mengutip BBC, Jumat (6/12/2019).

Foto/Reuters

Baca juga: Donald Trump Unggah Foto Dirinya Berbadan Petinju Fiksi Rocky Balboa

Baca juga: Donald Trump Diminta Hadir ke Sidang Penyelidikan Pemakzulannya atau Berhenti Mengeluh

Pelosi mengatakan hal ini setiap hari setelah Komite Yudisial DPR mulai mempertimbangkan dakwaan terhadap Trump.

Stephanie Grisham, juru bicara Gedung Putih mengatakan setelah meminta Pelosi bahwa Demokrat "harusnya malu."

Ia menambahkan, "Kami menunggu sidang yang adil di Senat."

Sementara penasehat senior Trump, Kellyanne Conway, mengatakan kepada para wartawan, "Kami siap sidang."

Mengapa Trump hadapi pemakzulan?

Proses pemakzulan dilakukan setelah seseorang melapor ke Kongres tentang pembicaraan telepon yang dilakukan Presiden Trump dengan Presiden Ukraina, Juli lalu.

Dalam pembicaraan ini, coba coba buat bantuan militer Washington ke Ukraina sebagai persyaratan untuk meminta persetujuan Trump, Joe Biden.

Padahal, bantuan militer menyetujui USD400 juta (sekira Rp5,6 triliun) tersebut sudah disetujui Kongres.

Partai Demokrat berpandangan "tekanan terhadap Ukraina" ini sudah masuk kategori penilaian kekuasaan.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Trump akan membahas sidang pemakzulan di Senat, di mana Partai Republik yang mendukung Trump menguasai Senat.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini