nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngaku Kapten Kapal Minyak, 'Don Juan' Ini Tipu Belasan Wanita

Minggu 08 Desember 2019 20:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 08 512 2139428 ngaku-kapten-kapal-minyak-don-juan-ini-tipu-belasan-wanita-dF4kwSP3y5.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SEMARANG - Dedi Irawan (37) ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Semarang Tengah Kota Semarang, karena telah menipu 11 perempuan melalui media sosial Facebook. Pria asal Serang, Banten itu ditangkap setelah salah satu korbannya melaporkan kasus penipuan tersebut.

Kapolsek Semarang Tengah, AKP Didik Dewantoro mengatakan, untuk menjerat para korbannya tersangka mengubah namanya di media sosial menjadi Dendy Aryanto berprofesi sebagai kapten kapal minyak.

“Dengan modal bujuk rayu di media sosial, tersangka berhasil menipu 11 orang perempuan dalam kurun waktu tujuh bulan,” kata Didil seperti dilansir dari iNews.id, Minggu (8/12/2019).

 Baca juga: Ditipu Arisan Online, Sejumlah Mamah Muda Geruduk Polres Serang Kota

Kata Didik, aksi terakhir terungkap ketika korban bernama Titis, warga Kudus melapor ke Mapolsek Semarang Tengah. Saat itu, tersangka mengajak korbanya janjian di sebuah mal di Kota Semarang. Dalam pertemuan tersebut, tersangka menipu korban dan berhasil membawa kabur uang, serta handphone.

“Modusnya dengan berpura pura meminjam barang milik korban,” sambung Didik.

Baca juga: Polisi Bekuk Dua Penipu Modus Minta Sumbangan Buat Pesantren

Ia pun mengaku masih mengembangkan kasus penipuan tersebut sambil menunggu jika ada pelapor lainnya. Saat ini, tersangka ditahan di Mapolsek Semarang Tengah.

“Tersangka kita jerat dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” katanya.

Kepada penyidik, tersangka Dedi mengaku, sudah menipu 11 perempuan dari sejumlah daerah di Jateng antara lain, Solo, Sukoharjo dan Yogyakarta. Tidak hanya uang dan handphone, tersangka juga pernah membawa kabur sepeda motor korbannya. Namun, tidak semua korban berhasil dikencani tersangka.

“Ada 11 tempat. Korbannya perempuan semua. Modusnya lewat Facebook, ketemuan,” pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini