AKU BARU SAJA merayakan ulang tahun yang ke-38 bersama teman-temanku di Melbourne, Australia. Saat itu hari Sabtu 8 Desember 2019.
Selesai acara, aku memilih taksi untuk pulang. Namun ketika masuk taksi Black & White, si sopir bertanya dengan kondisi wajahku.
Kondisi wajahku memiliki kelainan genetik yang langka sejak lahir. Ichthyosis istilah ilmiahnya.
Si pengemudi taksi menolakku dengan alasan, “dia tidak mau membersihkan kendaraannya." Mungkin tidak mau membersihkan dari kelainan wajahku. Hal tersebut aku bagikan di akun media sosialku.
Namaku Carly Findlay. Aku adalah seorang aktivis dan disabilitas.
Penolakan oleh sopir taksi karena kondisi wajahku ini bukan pertama kalinya. Aku juga pernah mendapat penolkan dari pengemudi dari berbagai perusahaan taksi termasuk Legiun Cabs dan 13cab.
This photo was taken a few minutes before I tried to catch a taxi - driver asked what happened to my face, I said nothing. He asked again, I got out. He told Adam that he didn’t want me in his car as he’d have to clean it. Happy birthday to me. Black & White Cab 1891 M @CPVVic pic.twitter.com/XJO0HPvPt1
— Carly Findlay (@carlyfindlay) December 8, 2019
Cerita soal penolakan karena kondisi wajahku ini, aku tulis dalam buku “Say Hello” yang meluncur pada bulan Januari tahun ini.
Pada bulan Juli, sopir taksi lain juga bertanya kepadaku dan khawatir wajahku akan membuat kursinya kotor.
"Perilaku semacam ini merusak malam yang indah," tulis Findlay setelah penolakan yang terbaru. "Itu berarti saya tidak pernah merasa aman naik taksi.
Akibat penolakan dari sopir taksi, "Membuat saya merasa beda dan kotor. Itu membuat saya merasa tidak pernah terdengar. Ini memakan waktu.”
Findlay mengatakan kepada nine.com.au bahwa ia pernah mengajukan keluhan kepada perusahaan taksi di masa lalu, tetapi belum menghubungi Black & White Cabs secara langsung tentang insiden terbaru itu.
Black & White Cabs belum menanggapi permintaan nine.com.au untuk berkomentar, tetapi dalam Tweet, perusahaan mengonfirmasi sedang menyelidiki insiden tersebut.
"Hai Carly, pertama, kami meminta maaf tanpa ragu atas ketidaknyamanan yang disebabkan hal ini & terima kasih telah menyampaikan ini kepada kami," isi pernyataan itu melansir 9 News, Senin (9/12/2019).
"Perilaku pengemudi ini tidak akan ditoleransi, & kami segera menyelidiki. Kami akan merespons lebih lanjut setelah mewawancarai pengemudi."
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.