nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Xi Jinping ke Presiden Dewan Eropa: China Bukan Ancaman

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 16:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 10 18 2140175 presiden-xi-jinping-ke-presiden-dewan-eropa-china-bukan-ancaman-h6t3I3OARI.jpg Presiden China Xi Jinping. (Foto/Reuters)

BEIJING - Presiden Xi Jinping mengatakan Presiden Dewan Eropa baru Charles Michel bahwa China bukan ancaman bagi Uni Eropa, menekankan bahwa kebijakan negaranya terhadap kawasan itu tidak akan berubah.

"China melihat hubungannya dengan Uni Eropa dari perspektif strategis jangka panjang, tingkat tinggi," kata Xi kepada Michel melalui sambungan telelpon, menurut sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri China, menyitir Sout China Morning Post, Selasa (10/12/2019). “China dan UE adalah mitra yang saling menguntungkan, bukan pesaing.

"Perkembangan China adalah peluang bagi UE, bukan tantangan."

Xi juga mengatakan China akan terus bekerja dengan UE untuk memberlakukan perjanjian iklim Paris, dan mendorong reformasi Organisasi Perdagangan Dunia.

Foto/Reuters

Michel membalas dengan mengatakan bahwa China dan Uni Eropa memiliki "serangkaian pertukaran penting tingkat tinggi dan prioritas kerja sama" di tahun mendatang, menurut pernyataan kementerian luar negeri China.

Selain KTT UE-China yang berlangsung tahun depan di Beijing, kedua belah pihak akan mengadakan pertemuan puncak musim gugur mendatang di Leipzig, Jerman, yang dihadiri oleh Xi dan para pemimpin dari negara-negara UE.

Kedua belah pihak juga berjanji untuk menyelesaikan perjanjian investasi sebelum akhir 2020. Xi mengatakan bahwa ia berharap untuk menyelesaikan kesepakatan lebih awal.

Michel secara resmi mengambil alih jabatan presiden Dewan Eropa dari Donald Tusk pada minggu lalu. Xi memberikan selamat melalui panggilan telepon ucapan kepada Michel setelah pemilihannya pada bulan Juli.

"Menanti untuk memperkuat kerja sama kami dalam perubahan iklim, perdagangan dan investasi, dan aturan berbasis peraturan," tulis Michel di Twitter setelah panggilan telepon pada Senin 9 Desember 2019.

Uni Eropa telah mengambil langkah-langkah dalam setahun terakhir untuk mengatasi meningkatnya pengaruh China di Eropa.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini